Baiklah, inilah kisah pendek bergaya dracin absurd berjudul 'Aku Adalah Musim Semi yang Tak Pernah Kembali': **Aku Adalah Musim Semi yang Tak Pernah Kembali** Langit senja kemarin berbisik kode biner padaku. Nol dan satu, berputar tak berujung, sama seperti perasaanku padamu. Namamu, Xia Mei, terukir di *layar retak* ponselku, terakhir kali kau *online* tujuh windu yang lalu. Tujuh windu! Apakah di masa depanmu, waktu berjalan lebih cepat? Atau kau sengaja melupakanku, bunga plum yang mekar di musim semi yang *tak pernah kembali*? Aku, Lin, hidup di antara serpihan ingatan. Di sini, aroma kembang persik masih melekat di sisa-sisa kafe yang runtuh. Di sini, lagu *boyband* tahun 2045 masih terngiang dari speaker berkarat. Aku menggali masa lalu, mencari jejakmu di antara tumpukan *floppy disk* usang. Aku mengirimimu pesan suara melalui sinyal Wi-Fi yang kadang ada kadang **JANGAN**. Di masa depanku, Xia Mei berjuang melawan kabut asap digital. Udara terasa seperti algoritma yang gagal. Dia menatap layar hologram yang menampilkan wajah Lin yang semakin memudar. "Lin... kau ada di mana?" bisiknya pada angin yang *berbau ozon dan nostalgia*. Dia tahu Lin hidup di masa lalu yang indah, di mana matahari masih mau bersinar dan manusia masih saling bertatap muka, bukan melalui avatar digital. Dia mencoba mengirimkan pesan melalui wormhole waktu, tapi semuanya *terhenti di ‘sedang mengetik’*. Dunia masa depannya berdenyut tidak stabil. **Kiamat sudah dijual dalam bentuk cicilan.** Suatu malam, di tengah badai elektromagnetik, Lin menemukan sebuah artefak aneh: sebuah *USB drive* berbentuk hati. Isinya? Sebuah video dari Xia Mei, tersenyum sendu. "Lin," ujarnya, suaranya pecah, "kita tidak ditakdirkan untuk bersama, sayangku. Kita hanyalah... *gema* dari kehidupan yang tak pernah terjadi. Cinta kita adalah *bug* dalam matriks." Lin tersenyum pahit. Jadi, semua ini hanya kesalahan sistem? Semua harapan, semua rindu... hanya *glitch*? Pada saat yang sama, Xia Mei melihat sebuah aplikasi di ponselnya tiba-tiba aktif. Sebuah pesan masuk, dari Lin, dari masa lalu yang jauh. Pesan itu hanya berisi satu kata: "**JAGA DIRIMU…**"
You Might Also Like: Rahasia Pembersih Wajah Ringan Untuk

Post a Comment